Jakarta, newsline.id — Gelaran China Trade Fair Indonesia 2025 resmi dibuka bersamaan dengan sepuluh pameran lainnya, termasuk Jakarta Pet Expo (JPE) 2025, yang tahun ini kembali menjadi salah satu pusat perhatian. Pameran bertaraf internasional tersebut berlangsung di JIEXPO Kemayoran selama empat hari, 26–29 November 2025.
Jakarta Pet Expo 2025 kembali hadir sebagai ajang B2B yang mempertemukan seluruh pelaku industri hewan dalam satu ruang kolaborasi besar. Produsen, distributor, pemilik pet shop, penyedia teknologi, dokter hewan, akademisi, hingga penggiat pembiakan berbaur untuk membangun jejaring baru, memperdalam pengetahuan, serta membuka peluang kerja sama strategi di tengah berkembangnya bisnis hewan peliharaan di Indonesia.
Di tengah meningkatnya persaingan di industri pet shop, munculnya berbagai produk makanan hewan menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Presenter Seminar Konferensi Ilmiah Kedokteran Hewan Internasional Indonesia drh. Aisya Salsa Bhila mengatakan, banyaknya pilihan nutrisi untuk hewan peliharaan sebenarnya memberikan keuntungan bagi para pemilik hewan.
“Semakin banyak produk yang muncul, justru membuka kesempatan bagi para pemilik hewan peliharaan untuk memilih nutrisi terbaik untuk anabul mereka. Tantangannya bagi kami adalah bagaimana menunjukkan kualitas yang benar-benar bisa kami berikan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelaku industri harus mampu membuktikan keunggulan produk dan layanan yang ditawarkan. “Kami tidak hanya memberi klaim. Kami menunjukkan juga bukti dan buktinya seperti apa. Jadi kualitas itu harus terlihat, bukan sekedar kata-kata,” tambahnya.
Melalui pameran ini, JPE 2025 kembali menegaskan posisinya sebagai barometer perkembangan industri hewan nasional dan wadah penting dalam mendorong inovasi, profesionalisme, serta kolaborasi lintas sektor.
Penulis : Andri Wibowo
Editor : Bachri Agam Anwar







