Komnas Anak Perkuat Kolaborasi Strategis, Audiensi Bersama Menhan

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Newsline.id — Kolaborasi antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) dan Komnas Perlindungan Anak memasuki babak kongkret.

Melalui audiensi yang berlangsung pada 6 April 2026, kedua pihak menegaskan komitmen memperkuat perlindungan anak dalam kerangka ketahanan nasional.

Audiensi tersebut menjadi momentum penting karena Komnas Perlindungan Anak diterima langsung oleh Menteri Pertahanan,

ADVERTISEMENT

7

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sjafrie Sjamsoeddin, bersama jajaran di lingkungan Kemenhan. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif, dengan fokus pada penyelarasan program perlindungan anak dengan agenda strategis pertahanan negara.

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, S.E., menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia yang tangguh. “Anak-anak hari ini adalah fondasi pertahanan bangsa di masa depan.

Karena itu, perlindungan mereka harus menjadi agenda bersama lintas sektor,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai payung kerja sama strategis.

Ruang lingkupnya mencakup penguatan edukasi bela negara berbasis perlindungan anak, peningkatan literasi keamanan digital, serta penguatan peran keluarga dan komunitas dalam menghadapi ancaman non militer.

Kemenhan sendiri terus mendorong pendekatan pertahanan semesta, yang melibatkan seluruh elemen bangsa.

Dalam konteks ini, generasi muda dipandang sebagai pilar penting yang tidak hanya perlu dibekali kesadaran bela negara, tetapi juga dilindungi dari berbagai risiko sosial dan disrupsi teknologi.

Melalui kolaborasi ini, Komnas Perlindungan Anak melihat peluang untuk menghadirkan pendekatan yang lebih komprehensif—menggabungkan aspek perlindungan, pendidikan, dan penguatan karakter.

Hal ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya aman secara sosial, tetapi juga siap berkontribusi dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Agustinus Sirait menambahkan, audiensi 6 April 2026 menjadi titik awal dari kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Kami berharap MoU ini segera terealisasi dan diikuti dengan program nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Kolaborasi Kemenhan dan Komnas Perlindungan Anak menegaskan bahwa isu perlindungan anak tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi besar menjaga masa depan Indonesia.

Penulis : Fandi Ahmad Syah

Editor : Bachri Agam

Berita Terkait

Polairud Polda Metro Beri Kursi Roda untuk Warga Cilincing
Kasus Pati Mandek, Alarm Darurat Perlindungan Anak
Pengedar Obat Keras Ditangkap di Cikarang, Ratusan Pil Disita
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Vape Narkotika di Taman Sari
Bobibos Ubah Jerami Jadi Energi, Bahlil Tertarik Uji Coba
May Day 2026, Buruh Desak Revisi UU Ketenagakerjaan
Massa Buruh May Day 2026 di DPR Bubar Tertib, Lalu Lintas Kembali Normal
May Day 2026 Diwarnai Aksi di DPR dan Pesta Buruh di Monas
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:27 WIB

Polairud Polda Metro Beri Kursi Roda untuk Warga Cilincing

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:03 WIB

Kasus Pati Mandek, Alarm Darurat Perlindungan Anak

Senin, 4 Mei 2026 - 18:48 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Lab Vape Narkotika di Taman Sari

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:58 WIB

Bobibos Ubah Jerami Jadi Energi, Bahlil Tertarik Uji Coba

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:31 WIB

May Day 2026, Buruh Desak Revisi UU Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Bisnis

AstraPay Buktikan Digital Tak Harus Dingin

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:14 WIB

Breaking News

13 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Masih Dirawat

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:16 WIB

HUKRIM

Kasus Pati Mandek, Alarm Darurat Perlindungan Anak

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:03 WIB