Bekasi, Newsline.id — Kecelakaan tragis KRL Comuter Line vs KA Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Insiden tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, Proses penanganan darurat langsung dilakukan aparat kepolisian bersama instansi terkait, Senin (27/04/2026) malam.
Kronologis peristiwa bermula saat sebuah kendaraan taxi mogok di perlintasan rel sekitar Stasiun Bulak Kapal Bekasi di saat bersamaan, kereta api comuter line (KRL) melaju dan tabrakan tidak dapat dihindari benturan keras menyebabkan kendaraan ringsek tertabrak hingga menimbulkan sejumlah korban luka-luka, di jalur sama rangkaian kereta comuter line (KRL) berbeda berhenti di stasiun Bekasi Timur dari arah Gambir kereta Argo Bromo Anggrek melaju dengan kecepatan tinggi hingga bertabrakan hebat, Saat ini korban tewas mencapai 16 orang & 88 orang luka-luka masih dalam perawatan di RS berbeda.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan area, evakuasi korban, serta pengaturan situasi di sekitar tempat kejadian perkara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihak kepolisian mendukung penuh proses penanganan pasca kecelakaan, termasuk pemulihan lokasi dan identifikasi korban.
“Polisi turut mendukung evakuasi, pemulihan, dan mengidentifikasi korban agar seluruh proses penanganan dapat berjalan dengan cepat dan tepat,” ujar Budi Hermanto.
Ia menambahkan, saat ini terdapat 10 jenazah korban yang berada di RS Polri Kramat Jati dan masih dalam proses identifikasi Ante Mortem karena identitas para korban belum diketahui.
Tim gabungan terus bekerja melakukan pencocokan data guna memastikan identitas korban dapat segera diketahui dan disampaikan kepada pihak keluarga.
Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga setelah kejadian tersebut agar segera mendatangi RS Polri Kramat Jati untuk membantu proses identifikasi korban.
Penulis : Fandi Ahmad Syah
Editor : Bachri Agam







